menu

How to - Install phalcon


Tidak terasa sudah lebih dari 2 minggu tidak menulis blog karena sibuk pindah kantor dan pindah rumah, akhirnya bisa kembali bereksperiment,

Kali ini codedoct akan memberikan tutorial cara instalasi phalcon pada ubuntu 16.04. Phalcon sendiri merupakan framework php yang menurut saya memiliki struktur directory yang sangat sederhana bila dibandingkan dengan framework lain.

Oke kita langsung saja mulai tutorialnya,
Pertama, pastikan ubuntu kalian sudah terinstall LAMP cara installnya bisa lihat disini,

Selanjutnya, silahkan ketikan perintah berikut satu-persatu pada terminal,
cd /var/www/html
mkdir phalcon
cd phalcon

sudo apt-get install -y php7.0-fpm \
     php7.0-cli \
     php7.0-curl \
     php7.0-gd \
     php7.0-intl \
 php7.0-pgsql \
 php7.0-mbstring \
 php7.0-xml \
 php-msgpack \
 curl \
 vim \
 wget \
 git

sudo apt-add-repository ppa:phalcon/stable
sudo apt-get update
sudo apt-get install php7.0-phalcon
sudo apt-get install -y gcc make re2c libpcre3-dev php7.0-dev build-essential php7.0-zip

sudo apt-get install gcc make autoconf libc-dev pkg-config
git clone --depth=1 git://github.com/phalcon/cphalcon.git
cd cphalcon/build
sudo PATH=/opt/sp/php7.0/bin:$PATH ./install

php -i | grep Loaded //untuk melihat path php7.0
sudo bash -c "echo extension=phalcon.so > /etc/php/7.0/cli/conf.d/phalcon.ini"
sudo service php7.0-fpm restart

Untuk mengetes apakah phalcon sudah terinstall dengan baik atau belum silahkan buat file phpinfo.php pada directory /var/www/html kemudian isikan code php berikut,
<?php phpinfo(); ?>

Setelah itu buka browser dan masukan url localhost/phpinfo.php maka saat kita cari phalcon akan muncul seperti ini,


Kemudian install phalcon devtools agar kita bisa menggunakan tools yang ada pada phalcon, cara instalasinya seperti ini,
cd /var/www/html/phalcon
git clone https://github.com/phalcon/phalcon-devtools.git
ln -s /var/www/html/phalcon/phalcon-devtools/phalcon.php /usr/local/bin/phalcon
chmod +x /usr/local/bin/phalcon

Terakhir test phalcon, ketikan printah berikut pada terminal,
cd
phalcon

Sehingga akan muncul seperti ini,


===DONE!===

How to - Switch php version on ubuntu


Sudah sebulanan tidak update blog dikarenakan masih proses penyesuaian bekerja pada kantor baru, akhirnya bisa kembali ngeblog.

Kantor baru laptop-pun baru dan terpaksa harus setup ulang, pada kantor lama lebih sering pakek OS Windows sekarang dikantor baru full menggunakan ubuntu untuk kebutuhan coding hehe,.,.

Oke, minggu kemarin saya sudah clone semua project yang dibahas pada website ini dan menjalankanya pada laptop kantor yang baru dan semuanya lancar, kecuali pada tutorial membuat website sederhana menggunakan php.

Hal ini dikarenakan saat develop project tersebut saya menggunakan php5.6 sedangkan laptop baru saya menggunakan php7.0 untuk itu saya harus mengganti php7.0 saya dengan php5.6 ingat! mengganti dalam hal ini mendisable php7.0 dan mengenable php5.6 bukan menghapus dan menginstall yang baru.

Dikarenakan laptop baru saya hanya ada php7.0 maka saya harus install terlebih dahulu php5.6 tanpa harus menghapus php7.0 karena keduanya bisa diinstall secara bersamaan.

Untuk memastikan saja install kembali kedua versi php tersebut dengan cara seperti ini,
sudo add-apt-repository ppa:ondrej/php
sudo apt-get update
sudo apt-get install php7.0 php5.6 php5.6-mysql php-gettext php5.6-mbstring php-mbstring php7.0-mbstring php-xdebug libapache2-mod-php5.6 libapache2-mod-php7.0

Untuk menswitch-nya dengan cara seperti ini,
dari php7.0 ke php5.6
- apache
sudo a2dismod php7.0 ; sudo a2enmod php5.6 ; sudo service apache2 restart
- cli
sudo update-alternatives --set php /usr/bin/php5.6

dari php5.6 ke php7.0
- apache
sudo a2dismod php5.6 ; sudo a2enmod php7.0 ; sudo service apache2 restart
- cli
sudo update-alternatives --set php /usr/bin/php7.0

Pada saat mengaktifkan php7.0 kita juga harus mengaktifkan proxy_fcgi karena merupakan require pada php7.0 begitupun sebalikya saat php7.0 dinonaktifkan maka proxy_fcginya juga harus dinonaktifkan, caranya.
- nonaktifkan
sudo a2dismod proxy_fcgi proxy; sudo service apache2 restart
- aktifkan
sudo a2enmod proxy_fcgi proxy; sudo service apache2 restart

===DONE!===

Engine PHP - Upload and download file


Hello codedoctors,

Kali ini codedoct akan sharing ilmu untuk membuat sebuah engine yang dapat meng-upload dan men-download suatu file. engine ini akan kita buat menggunakan bahasa PHP native.

Oke langsung saja kita mulai tutorialnya,

Pertama, buat folder projectnya terlebih dahulu dalam hal ini codedoct akan memberi nama file test-upload-download-file dan buat folder baru juga didalammnya dengan nama file sehingga struktur foldernya akan tampak seperti ini,


Kemudian, buat tabel pada database dengan struktur seperti ini,


Setelah itu, buat file baru dengan nama index.php seperti struktur diatas, dan isikan code berikut,
<?php
 include_once('uploadController.php');
?>
<head>
 <title>Hello | Budy</title>
</head>
<body>
 <div class="show-file">
  <ul>
   <?php
     $sql="SELECT * FROM upload_and_download_file";
     $hsl=mysql_query($sql,$db);
     $no=0;
     while(list($id,$name,$created_at)=mysql_fetch_array($hsl)){
       $no++;?>
      <li><?=$no?></li>
        <ul>
       <li><?=$name?></li>
       <li><?=$created_at?></li>
       <li><a href="downloadController.php?file_name=<?=$name?>">Download</a></li>
      </ul>
    <?php }
   ?>
  </ul>
 </div>
 <div class="upload-file">
  <form action="uploadController.php" method="post" enctype="multipart/form-data">
   <input type="file" name="uploadFile">
   <input type="submit" value="Upload" name="upload">
  </form>
 </div>
</body>

Selanjutnya, buat file baru dengan nama connection.php dan isikan code berikut,
<?php
 $servername = "localhost";
 $username = "root";
 $password = "root";
 $dbname = "test";

 $db=mysql_connect($servername,$username,$password);
 mysql_select_db($dbname,$db);
?>

Kemudian, buat file baru dengan nama model.php dan isikan code berikut,
<?php
 class FileController 
 {
  public function saveFile($name)
  {
   include 'connection.php';
   $sql="INSERT INTO upload_and_download_file (name,created_at) VALUES ";
      $sql.="('$name',NOW())";
    $save = mysql_query($sql,$db);

   if ($save) {
       return true;
   } else {
       echo "Error";
   } 
  }
 }
?>

Terakhir buat file baru dengan nama uploadController.php dan downloadController.php dan isikan code berikut,
uploadController.php
<?php
 include_once('connection.php');
 include_once('model.php');

 if (isset($_POST['upload'])) {
  $errors  = array();
  $file_name  = $_FILES['uploadFile']['name'];
  $file_size  = $_FILES['uploadFile']['size'];
  $file_tmp  = $_FILES['uploadFile']['tmp_name'];
  $file_ext = strtolower(end(explode('.',$_FILES['uploadFile']['name'])));

  $extensions = array("txt");

  if(in_array($file_ext,$extensions)===false){
   $errors[]="extension not allowed, please choose a TXT file.";
  }

  if($file_size > 1024000){
   $errors[]='File size must be excately 1 MB';
  }

  if(empty($errors)==true){
   //save file to folder file
   $filename = strtotime('now').'_'.$file_name;
   move_uploaded_file($file_tmp,"file/".$filename);

   //save file to database
   $model = new FileController;
   $save_file = $model->saveFile($filename);
   if ($save_file) {
    //back to project
    $path_project = "http://localhost/test/test-upload-download-file/";
    header("Location: $path_project");
   }
  }else{
   print_r($errors);
   ?><br><a href="/test/test-upload-download-file">Back</a><?php
  }
 }
?>

downloadController.php
<?php
    $file_name = $_GET['file_name'];
    $file = "file/".$file_name;

    if(!file_exists($file)) die("I'm sorry, the file doesn't seem to exist.");

    header("Pragma: public", true);
    header("Expires: 0"); // set expiration time
    header("Cache-Control: must-revalidate, post-check=0, pre-check=0");
    header("Content-Type: application/force-download");
    header("Content-Type: application/octet-stream");
    header("Content-Type: application/download");
    header("Content-Disposition: attachment; filename=".basename($file));
    header("Content-Transfer-Encoding: binary");
    header("Content-Length: ".filesize($file));
    die(file_get_contents($file));
?>

Sehingga hasilnya akan tampak seperti gambar dibawah ini


Untuk enginenya bisa didownload disini,

===DONE!===

Laravel - Relation pada model (belongsToMany)


Hello codedoctors,

Setelah pada tutorial sebelumnya kita sudah membuat relasi tabel hasOne, tutorial kali ini kita akan membuat sebuah relasi tabel pada model dengan fungsi relasi belongsToMany yang berarti banyak field pada suatu tabel mempunyai banyak field pada tabel lain.

Dalam tutorial kali ini kita akan merelasikan antara tabel users dan tabel users itu sendiri dengan menggunakan pivot yang akan kita beri nama followes.

Oke untuk lebih memahaminya kita mulai saja tutorialnya,

Pertama, buat terlebih dahulu tabel pivotnya dengan nama followes, dengan cara php artisan migrate:make create_followes_table pada terminal atau cmd, sehingga akan otomatis membuat file migrate baru dengan nama <tanggal>_create_followes_table.php pada path protected/app/database/migrations/. Kemudian isi dengan code berikut,
<?php

use Illuminate\Database\Schema\Blueprint;
use Illuminate\Database\Migrations\Migration;

class CreateFollowesTable extends Migration {

 /**
  * Run the migrations.
  *
  * @return void
  */
 public function up()
 {
  Schema::create('followes', function($table){
   $table->integer('following_user_id')->index('followes_following_user_id');
   $table->integer('follower_user_id')->index('followes_follower_user_id');
   $table->timestamps();
   $table->softDeletes();
   $table->primary(['following_user_id','follower_user_id']);
  });

  Schema::table('followes', function(Blueprint $table)
  {
   $table->foreign('following_user_id', 'followes_ibfk_1')->references('id')->on('users')->onUpdate('CASCADE')->onDelete('CASCADE');
   $table->foreign('follower_user_id', 'followes_ibfk_2')->references('id')->on('users')->onUpdate('CASCADE')->onDelete('CASCADE');
  });
 }

 /**
  * Reverse the migrations.
  *
  * @return void
  */
 public function down()
 {
  Schema::table('followes', function(Blueprint $table)
  {
   $table->dropForeign('followes_ibfk_1');
   $table->dropForeign('followes_ibfk_2');
  });

  Schema::drop('followes');
 }

}

Selanjutnya, buat file seeder baru dengan nama FollowSeeder.php pada path protected/app/database/seeds/ isi dengan code berikut,
<?php
 
class FollowSeeder extends Seeder
{
    public function run()
    {
        DB::table('followes')->delete();
        DB::table('followes')->insert(array (
            array (
                'following_user_id'       => 1,
                'follower_user_id'     => 2,
            ),
            array (
                'following_user_id'       => 2,
                'follower_user_id'     => 1,
            ),
            array (
                'following_user_id'       => 1,
                'follower_user_id'     => 3,
            ),
            array (
                'following_user_id'       => 2,
                'follower_user_id'     => 3,
            ),
        ));
    }
}

Kemudian, edit file seeder UserSeeder.php dan DatabaseSeeder.php pada path protected/app/database/seeds/ edit menjadi seperti ini,
UserSeeder.php
<?php
 
class UserSeeder extends Seeder
{
    public function run()
    {
        DB::table('users')->delete();
        DB::table('users')->insert(array (
            array (
                'id'       => 1,
                'name'     => 'Dracule Mihawk',
                'username' => 'mihawk',
                'email'    => 'mihawk@gmail.com',
                'role_id'     => 1,
                'password' => Hash::make('rahasiakampret'),
            ),
            array (
                'id'       => 2,
                'name'     => 'Trafalgar Law',
                'username' => 'trafa',
                'email'    => 'trafa@gmail.com',
                'role_id'     => 2,
                'password' => Hash::make('rahasiakampret'),
            ),
            array (
                'id'       => 3,
                'name'     => 'Dark King',
                'username' => 'dk',
                'email'    => 'dk@gmail.com',
                'role_id'     => 2,
                'password' => Hash::make('rahasiakampret'),
            ),
        ));
    }
}
Pada UserSeeder diatas kita menambahkan seeder user baru yaitu Dark King.

DatabaseSeeder.php
<?php

class DatabaseSeeder extends Seeder {

 /**
  * Run the database seeds.
  *
  * @return void
  */
 public function run()
 {
  // Eloquent::unguard();
  DB::statement('SET FOREIGN_KEY_CHECKS=0;');

  $this->call('UserSeeder');
  $this->call('AddressSeeder');
  $this->call('RoleSeeder');
  $this->call('CompanySeeder');
  $this->call('FollowSeeder');

  DB::statement('SET FOREIGN_KEY_CHECKS=1;');
  \Cache::flush();
 }

}

Setelah itu, buat file model baru dengan nama Follow.php pada path protected/app/models/ dan isi dengan code berikut,
<?php namespace Model;

class Follow extends \Eloquent {

 /**
  * The database table used by the model.
  *
  * @var string
  */
 protected $table = 'followes';

 /**
  * The attributes excluded from the model's JSON form.
  *
  * @var array
  */
 protected $hidden = array('');
}

Edit file model User.php pada path protected/app/models/ menjadi seperti ini,
<?php namespace Model;

use Illuminate\Auth\UserTrait;
use Illuminate\Auth\UserInterface;
use Illuminate\Auth\Reminders\RemindableTrait;
use Illuminate\Auth\Reminders\RemindableInterface;
use Illuminate\Database\Eloquent\Model;
use \Eloquent;

class User extends Eloquent implements UserInterface, RemindableInterface {

 use UserTrait, RemindableTrait;

 /**
  * The database table used by the model.
  *
  * @var string
  */
 protected $table = 'users';

 /**
  * The attributes excluded from the model's JSON form.
  *
  * @var array
  */
 protected $hidden = array('password', 'remember_token');

 // Relation
 public function addresses()
    {
        return $this->hasMany('Model\Address');
    }

    public function role()
    {
        return $this->belongsTo('Model\Role');
    }

    public function company()
    {
        return $this->hasOne('Model\Company');
    }

    // follower dan following berbeda, coba pahami lebih detail
    public function follower()
    {
        return $this->belongsToMany('Model\User', 'followes', 'following_user_id', 'follower_user_id');
    }

    public function following()
    {
        return $this->belongsToMany('Model\User', 'followes', 'follower_user_id', 'following_user_id');
    }
}
Pada code diatas pahamilah code berikut: belongsToMany('nama_model_yang_akan berelasi', 'nama_tabel_pivot', 'foreign_key', 'relasi_foreign_key').

Edit pula file controller UserController.php pada path protected/app/controllers/relation/ menjadi seperti ini,
<?php namespace Controller\Relation;

use Model\User;
use \View;

class UserController extends \BaseController 
{
 public function getUserDetail($user_id)
 {
  $user = User::where('id', $user_id)->first();
  //code dibawah untuk panggil relasi dari model user
  if($user){
   $address = $user->addresses;
   $role = $user->role;
   $company = $user->company;
   $follower = $user->follower;
   $following = $user->following;
  }

  return View::make('web.relation.show-user-detail')->with('user', $user);
 }
}

Terakhir edit file blade show-user-detail.blade.php pada path protected/app/views/web/relation/ menjadi seperti ini,
@extends('layouts/web/master')
@section('content')
 <?php $title = "User" ?>
 <div class="isi">
  <div class="row">
   <table class="table table-bordered table-hover">
      <thead>
       <tr>
           <th>ID</th>
           <th>NAME</th>
           <th>USERNAME</th>
           <th>EMAIL</th>
        </tr>
      </thead>
      <tbody>
        <tr>
      <td>{{ $user->id }}</td>
      <td>{{ $user->name }}</td>
      <td>{{ $user->username }}</td>
      <td>{{ $user->email }}</td>
        </tr>
       </tbody>
   </table>
   <br>
   <table class="table table-bordered table-hover">
      <thead>
       <tr>
      <th>Nama alamat</th>
      <th>Kota</th>
      <th>Provinsi</th>
      <th>Alamat</th>
      <th>Zipcode</th>
      <th>Phone</th>
        </tr>
      </thead>
      <tbody>
       @forelse($user['addresses'] as $address)
         <tr>
       <td>{{ $address->name_address }}</td>
       <td>{{ $address->city }}</td>
       <td>{{ $address->province }}</td>
       <td>{{ $address->address }}</td>
       <td>{{ $address->zipcode }}</td>
       <td>{{ $address->phone }}</td>
         </tr>
        @empty
         Address not found
        @endforelse
       </tbody>
   </table>
   <br>
   <table class="table table-bordered table-hover">
      <thead>
       <tr>
      <th>Role ID</th>
      <th>Role Name</th>
        </tr>
      </thead>
      <tbody>
       @if($user['role'])
         <tr>
       <td>{{ $user['role']->id }}</td>
       <td>{{ $user['role']->name }}</td>
         </tr>
        @else
         Role not found
        @endif
       </tbody>
   </table>
   <br>
   <table class="table table-bordered table-hover">
      <thead>
       <tr>
      <th>Company Name</th>
      <th>Position</th>
        </tr>
      </thead>
      <tbody>
       @if($user['company'])
         <tr>
       <td>{{ $user['company']->name }}</td>
       <td>{{ $user['company']->position }}</td>
         </tr>
        @else
         Role not found
        @endif
       </tbody>
   </table>
   <br>
   <table class="table table-bordered table-hover">
      <thead>
       <tr>
      <th>No</th>
      <th>Follower</th>
        </tr>
      </thead>
      <tbody>
       <?php $no=1 ?>
       @forelse($user['follower'] as $follower)
         <tr>
       <td>{{ $no++ }}</td>
       <td>{{ $follower->name }}</td>
         </tr>
        @empty
         Follower not found
        @endif
       </tbody>
   </table>
   <br>
   <table class="table table-bordered table-hover">
      <thead>
       <tr>
      <th>No</th>
      <th>Following</th>
        </tr>
      </thead>
      <tbody>
       <?php $no=1 ?>
       @forelse($user['following'] as $following)
         <tr>
       <td>{{ $no++ }}</td>
       <td>{{ $following->name }}</td>
         </tr>
        @empty
         Follower not found
        @endif
       </tbody>
   </table>
  </div>
 </div>
@stop

Jangan lupa untuk mengcompile composer setelah membuat file model baru dengan cara


Sehingga hasilnya akan tampak seperti ini,


===DONE!===

Laravel - Relation pada model (hasOne)


Hello codedoctors, kembali lagi codedoct akan share ilmu gratis.

Melanjutkan tutorial sebelumnya, kita sudah membuat sebuah relasi belongsTo pada model. Pada tutorial kali ini kita akan membuat relasi hasOne pada model, dimana pada prinsipnya relasi ini akan membuat sebuah field tabel berelasi dengan sebuah field dari tabel lain.

Tabel yang akan kita relasikan adalah tabel user dengan tabel company, oke langsung saja kita mulai tutorialnya,

Pertama, kita buat dulu tabel company-nya dengan cara php artisan migrate:make create_companies_table pada terminal atau cmd, sehingga akan otomatis membuat file migrate baru dengan nama <tanggal>_create_companies_table.php pada path protected/app/database/migrations/. Kemudian isi dengan code berikut,
<?php

use Illuminate\Database\Schema\Blueprint;
use Illuminate\Database\Migrations\Migration;

class CreateCompaniesTable extends Migration {

 /**
  * Run the migrations.
  *
  * @return void
  */
 public function up()
 {
  Schema::create('companies', function($table){
   $table->integer('id', true);
   $table->integer('user_id')->index('companies_user_id');
   $table->string('name');
   $table->string('position');
   $table->timestamps();
  });

  Schema::table('companies', function(Blueprint $table)
        {
            $table->foreign('user_id', 'companies_ibfk_1')->references('id')->on('users')->onUpdate('CASCADE')->onDelete('CASCADE');
        });
 }

 /**
  * Reverse the migrations.
  *
  * @return void
  */
 public function down()
 {
  Schema::table('companies', function(Blueprint $table)
  {
   $table->dropForeign('companies_ibfk_1');
  });

  Schema::drop('companies');
 }

}

Kemudian, buat file seeder baru dengan nama CompanySeeder.php pada path protected/app/database/seeds/ isi dengan code berikut,
<?php
 
class CompanySeeder extends Seeder
{
    public function run()
    {
        DB::table('companies')->delete();
        DB::table('companies')->insert(array (
            array (
                'id'       => 1,
                'user_id'  => 1,
                'name'     => 'PT. HAHA',
                'position' => 'Software Engineer',
            ),
            array (
                'id'       => 2,
                'user_id'  => 2,
                'name'     => 'PT. HUHU',
                'position' => 'Marketing',
            ),
        ));
    }
}

Edit file DatabaseSeeder.php pada path protected/app/database/seeds/ dengan menambahkan seeder CompanySeeder menjadi seperti ini,
<?php

class DatabaseSeeder extends Seeder {

 /**
  * Run the database seeds.
  *
  * @return void
  */
 public function run()
 {
  // Eloquent::unguard();
  DB::statement('SET FOREIGN_KEY_CHECKS=0;');

  $this->call('UserSeeder');
  $this->call('AddressSeeder');
  $this->call('RoleSeeder');
  $this->call('CompanySeeder');

  DB::statement('SET FOREIGN_KEY_CHECKS=1;');
  \Cache::flush();
 }

}

Setelah itu edit file UserController.php pada path protected/app/controllers/relation/ menjadi seperti ini,
<?php namespace Controller\Relation;

use Model\User;
use \View;

class UserController extends \BaseController 
{
 public function getUserDetail($user_id)
 {
  $user = User::where('id', $user_id)->first();
  //code dibawah untuk panggil relasi dari model user
  if($user){
   $address = $user->addresses;
   $role = $user->role;
   $company = $user->company;
  }
  return View::make('web.relation.show-user-detail')->with('user', $user);
 }
}

Edit file model User.php dan buat file model baru dengan nama Company.php pada path protected/app/models/ sehingga code keduanya akan tampak seperti ini,
User.php

<?php namespace Model;

use Illuminate\Auth\UserTrait;
use Illuminate\Auth\UserInterface;
use Illuminate\Auth\Reminders\RemindableTrait;
use Illuminate\Auth\Reminders\RemindableInterface;
use Illuminate\Database\Eloquent\Model;
use \Eloquent;

class User extends Eloquent implements UserInterface, RemindableInterface {

 use UserTrait, RemindableTrait;

 /**
  * The database table used by the model.
  *
  * @var string
  */
 protected $table = 'users';

 /**
  * The attributes excluded from the model's JSON form.
  *
  * @var array
  */
 protected $hidden = array('password', 'remember_token');

 // Relation
 public function addresses()
    {
        return $this->hasMany('Model\Address');
    }

    public function role()
    {
        return $this->belongsTo('Model\Role');
    }

    public function company()
    {
        return $this->hasOne('Model\Company');
    }
}

Company.php
<?php namespace Model;

class Company extends \Eloquent {

 /**
  * The database table used by the model.
  *
  * @var string
  */
 protected $table = 'companies';

 /**
  * The attributes excluded from the model's JSON form.
  *
  * @var array
  */
 protected $hidden = array('');
}

Terakhir edit file blade dengan nama show-user-detail.blade.php pada path protected/app/views/web/relation/ menjadi seperti ini,
@extends('layouts/web/master')
@section('content')
 <?php $title = "User" ?>
 <div class="isi">
  <div class="row">
   <table class="table table-bordered table-hover">
      <thead>
       <tr>
           <th>ID</th>
           <th>NAME</th>
           <th>USERNAME</th>
           <th>EMAIL</th>
        </tr>
      </thead>
      <tbody>
        <tr>
      <td>{{ $user->id }}</td>
      <td>{{ $user->name }}</td>
      <td>{{ $user->username }}</td>
      <td>{{ $user->email }}</td>
        </tr>
       </tbody>
   </table>
   <br>
   <table class="table table-bordered table-hover">
      <thead>
       <tr>
      <th>Nama alamat</th>
      <th>Kota</th>
      <th>Provinsi</th>
      <th>Alamat</th>
      <th>Zipcode</th>
      <th>Phone</th>
        </tr>
      </thead>
      <tbody>
       @forelse($user['addresses'] as $address)
         <tr>
       <td>{{ $address->name_address }}</td>
       <td>{{ $address->city }}</td>
       <td>{{ $address->province }}</td>
       <td>{{ $address->address }}</td>
       <td>{{ $address->zipcode }}</td>
       <td>{{ $address->phone }}</td>
         </tr>
        @empty
         Address not found
        @endforelse
       </tbody>
   </table>
   <br>
   <table class="table table-bordered table-hover">
      <thead>
       <tr>
      <th>Role ID</th>
      <th>Role Name</th>
        </tr>
      </thead>
      <tbody>
       @if($user['role'])
         <tr>
       <td>{{ $user['role']->id }}</td>
       <td>{{ $user['role']->name }}</td>
         </tr>
        @else
         Role not found
        @endif
       </tbody>
   </table>
   <br>
   <table class="table table-bordered table-hover">
      <thead>
       <tr>
      <th>Company Name</th>
      <th>Position</th>
        </tr>
      </thead>
      <tbody>
       @if($user['company'])
         <tr>
       <td>{{ $user['company']->name }}</td>
       <td>{{ $user['company']->position }}</td>
         </tr>
        @else
         Role not found
        @endif
       </tbody>
   </table>
  </div>
 </div>
@stop

Jangan lupa untuk mengcompile composer setelah membuat file model baru dengan cara


Sehingga tampilannya akan tampak seperti ini,


Coba cek database (phpmyadmin), saat anda menghapus salah satu field dari tabel users maka relasi tabel companies dan addresses juga ikut terhapus sedangkan field pada tabel role tidak terhapus, hal ini disebabkan karena relasi tabel companies menggunakan hasOne dan relasi tabel addresses menggunakan relasi hasMany dimana keduanya membutuhkan tabel users sebagai induknya (untuk lebih jelasnya pahamilah sendiri).

===DONE!===

Laravel - Relation pada model (belongsTo)


Kembali share ilmu,

Tutorial sebelumnya kita sudah membuat relation tabel pada model untuk hasMany, tutorial kali ini kita akan membuat relation tabel pada model untuk belongsTo(banyak field bisa punya satu field relasi).

Oke langsung saja kita mulai prakteknya,

Pertama, buat dulu tabel role nya dengan cara php artisan migrate:make create_roles_table pada terminal atau cmd, sehingga akan otomatis membuat file migrate baru dengan nama <tanggal>_create_roles_table.php pada path protected/app/database/migrations/. Isi dengan code berikut,
<?php

use Illuminate\Database\Schema\Blueprint;
use Illuminate\Database\Migrations\Migration;

class CreateRolesTable extends Migration {

 /**
  * Run the migrations.
  *
  * @return void
  */
 public function up()
 {
  Schema::create('roles', function($table){
   $table->integer('id', true);
   $table->string('name');
   $table->timestamps();
   $table->softDeletes();
  });

  Schema::table('users', function(Blueprint $table)
        {
            $table->foreign('role_id', 'users_ibfk_1')->references('id')->on('roles')->onUpdate('CASCADE')->onDelete('CASCADE');
        });
 }

 /**
  * Reverse the migrations.
  *
  * @return void
  */
 public function down()
 {
  Schema::table('users', function(Blueprint $table)
  {
   $table->dropForeign('users_ibfk_1');
  });
  
  Schema::drop('roles');
 }

}

Selanjutnya, edit file migrate <tanggal>_create_users_table.php pada path protected/app/database/migrations/ menjadi seperti ini,
<?php
//ini database laravel
use Illuminate\Database\Schema\Blueprint;
use Illuminate\Database\Migrations\Migration;

class CreateUsersTable extends Migration {

 /**
  * Run the migrations.
  *
  * @return void
  */
 public function up()
 {
  Schema::create('users', function($table){
   $table->integer('id', true);
   $table->string('name');
   $table->string('username')->unique('users_username');
   $table->string('email')->unique('users_email');
   $table->string('password');
   $table->string('remember_token', 100)->nullable();
   $table->integer('role_id')->index('users_role_id')->nullable();
   $table->timestamps();
   $table->softDeletes();
  });
 }

 /**
  * Reverse the migrations.
  *
  * @return void
  */
 public function down()
 {
  Schema::drop('users');
 }

}

Edit pula file seednya dengan nama UserSeeder.php pada path protected/app/database/seeds/ edit menjadi seperti ini,
<?php
 
class UserSeeder extends Seeder
{
    public function run()
    {
        DB::table('users')->delete();
        DB::table('users')->insert(array (
            array (
                'id'       => 1,
                'name'     => 'Dracule Mihawk',
                'username' => 'mihawk',
                'email'    => 'mihawk@gmail.com',
                'role_id'     => 1,
                'password' => Hash::make('rahasiakampret'),
            ),
            array (
                'id'       => 2,
                'name'     => 'Trafalgar Law',
                'username' => 'trafa',
                'email'    => 'trafa@gmail.com',
                'role_id'     => 2,
                'password' => Hash::make('rahasiakampret'),
            ),
        ));
    }
}

Kemudian, buat file seeder baru dengan nama RoleSeeder.php pada path protected/app/database/seeds/ isi dengan code berikut,
<?php
 
class RoleSeeder extends Seeder
{
    public function run()
    {
        DB::table('roles')->delete();
        DB::table('roles')->insert(array (
            array (
                'id'       => 1,
                'name'     => 'admin',
            ),
            array (
                'id'       => 2,
                'name'     => 'user',
            ),
        ));
    }
}

Edit file DatabaseSeeder.php pada path protected/app/database/seeds/ dengan menambahkan seeder RoleSeeder menjadi seperti ini,
<?php

class DatabaseSeeder extends Seeder {

 /**
  * Run the database seeds.
  *
  * @return void
  */
 public function run()
 {
  // Eloquent::unguard();
  DB::statement('SET FOREIGN_KEY_CHECKS=0;');

  $this->call('UserSeeder');
  $this->call('AddressSeeder');
  $this->call('RoleSeeder');

  DB::statement('SET FOREIGN_KEY_CHECKS=1;');
  \Cache::flush();
 }

}

Setelah itu, edit UserController.php (protected/app/controllers/relation), Role.php (protected/app/models), dan User.php (protected/app/models) menjadi seperti ini,
UserController.php
<?php namespace Controller\Relation;

use Model\User;
use \View;

class UserController extends \BaseController 
{
 public function getUserDetail($user_id)
 {
  $user = User::where('id', $user_id)->first();
  //code dibawah untuk panggil relasi dari model user
  if($user){
   $address = $user->addresses;
   $role = $user->role;
  }
  return View::make('web.relation.show-user-detail')->with('user', $user);
 }
}

Role.php
<?php namespace Model;

class Role extends \Eloquent {

 /**
  * The database table used by the model.
  *
  * @var string
  */
 protected $table = 'roles';

 /**
  * The attributes excluded from the model's JSON form.
  *
  * @var array
  */
 protected $hidden = array('');
}

User.php
<?php namespace Model;

use Illuminate\Auth\UserTrait;
use Illuminate\Auth\UserInterface;
use Illuminate\Auth\Reminders\RemindableTrait;
use Illuminate\Auth\Reminders\RemindableInterface;
use Illuminate\Database\Eloquent\Model;
use \Eloquent;

class User extends Eloquent implements UserInterface, RemindableInterface {

 use UserTrait, RemindableTrait;

 /**
  * The database table used by the model.
  *
  * @var string
  */
 protected $table = 'users';

 /**
  * The attributes excluded from the model's JSON form.
  *
  * @var array
  */
 protected $hidden = array('password', 'remember_token');

 // Relation
 public function addresses()
    {
        return $this->hasMany('Model\Address');
    }

    public function role()
    {
        return $this->belongsTo('Model\Role');
    }
}

Selanjutnya, edit file blade readUser.blade.php (protected/app/views/web) dan show-user-detail.blade.php (protected/app/views/web/relation) menjadi seperti ini,
readUser.blade.php

.
.
.
        @foreach($data_user as $users)
          <tr>
             <td>{{ $users->id }}</td>
             <td>{{ $users->name }}</td>
             <td>{{ $users->username }}</td>
             <td>{{ $users->email }}</td>
             <td>{{ $users->password }}</td>
             <td>{{ $users->created_at }}</td>
             <td>
              <a href="{{ URL::to('relation/detail/'.$users->id) }}">Detail<br>
             </td>
             <td>
              <a href="{{ URL::to('crud/update/'.$users->id) }}">Edit<br>
              <a href="{{ URL::to('crud/delete/'.$users->id) }}">Delete
             </td>
          </tr>
        @endforeach
.
.
.

show-user-detail.blade.php
@extends('layouts/web/master')
@section('content')
 <?php $title = "User" ?>
 <div class="isi">
  <div class="row">
   <table class="table table-bordered table-hover">
      <thead>
       <tr>
           <th>ID</th>
           <th>NAME</th>
           <th>USERNAME</th>
           <th>EMAIL</th>
        </tr>
      </thead>
      <tbody>
        <tr>
      <td>{{ $user->id }}</td>
      <td>{{ $user->name }}</td>
      <td>{{ $user->username }}</td>
      <td>{{ $user->email }}</td>
        </tr>
       </tbody>
   </table>
   <br>
   <table class="table table-bordered table-hover">
      <thead>
       <tr>
      <th>Nama alamat</th>
      <th>Kota</th>
      <th>Provinsi</th>
      <th>Alamat</th>
      <th>Zipcode</th>
      <th>Phone</th>
        </tr>
      </thead>
      <tbody>
       @forelse($user['addresses'] as $address)
         <tr>
       <td>{{ $address->name_address }}</td>
       <td>{{ $address->city }}</td>
       <td>{{ $address->province }}</td>
       <td>{{ $address->address }}</td>
       <td>{{ $address->zipcode }}</td>
       <td>{{ $address->phone }}</td>
         </tr>
        @empty
         Address not found
        @endforelse
       </tbody>
   </table>
   <br>
   <table class="table table-bordered table-hover">
      <thead>
       <tr>
      <th>Role ID</th>
      <th>Role Name</th>
        </tr>
      </thead>
      <tbody>
       @if($user['role'])
         <tr>
       <td>{{ $user['role']->id }}</td>
       <td>{{ $user['role']->name }}</td>
         </tr>
        @else
         Role not found
        @endif
       </tbody>
   </table>
  </div>
 </div>
@stop

Terakhir edit file route web.php pada path protected/app/routes/ menjadi seperti ini,

.
.
.
//////////////
// RELATION //
//////////////
//pahamilah group route dibawah
Route::group(array('prefix' => 'relation'), function(){
 Route::get('detail/{user_id}', 'Controller\Relation\UserController@getUserDetail');
});
.
.
.

Jangan lupa untuk mengcompile composer setelah membuat file model baru dengan cara


Sehingga tampilannya akan tampak seperti ini,



===DONE!===

Laravel - Relation pada model (hasMany)


Tutorial sebelumnya kita sudah membuat sebuah relasi tabel pada database, sekarang kita akan membuat relasi tabel pada model laravel sehingga data dapat kita tampilkan pada blade.

Oke langsung saja kita mulai tutorialnya,

Pertama, buat file model baru dengan nama Address.php pada path protected/app/models/ dan isikan code berikut,
<?php namespace Model;

class Address extends \Eloquent {

 /**
  * The database table used by the model.
  *
  * @var string
  */
 protected $table = 'addresses';

 /**
  * The attributes excluded from the model's JSON form.
  *
  * @var array
  */
 protected $hidden = array('user_id');
}

Selanjutnya, edit file model User.php pada path protected/app/models/ dengan menambahkan function relasi hasMany tabel addresses pada tabel users, sehingga model User.php akan tampak seperti ini,
.
.
.
    // Relation
    public function addresses()
    {
        return $this->hasMany('Model\Address');
    }
.
.
.

Kemudian, buat file controller baru untuk menampilkan user detail yang berisikan array tabel users dan tabel addresses, beri nama file controller UserController.php letakkan pada path protected/app/controllers/relation/ dan isikan code berikut,
<?php namespace Controller\Relation;

use Model\User;
use \View;

class UserController extends \BaseController 
{
 public function getUserDetail($user_id)
 {
  $user = User::where('id', $user_id)->first();
  //code dibawah untuk panggil relasi dari model user
  if($user){
   $address = $user->addresses;
  }
  return View::make('web.relation.show-user-detail')->with('user', $user);
 }
}

Setelah itu, edit file route web.php pada path protected/app/routes/ dengan menambahkan code berikut,
.
.
.
//////////////
// RELATION //
//////////////
//pahamilah group route dibawah
Route::group(array('prefix' => 'relation'), function(){
 Route::get('detail/{user_id}', 'Controller\Relation\UserController@getUserDetail');
});
.
.
.

Selanjutnya, buat file blade baru dengan nama show-user-detail.blade.php letakkan pada path protected/app/views/web/relation/ dan isikan code berikut,
@extends('layouts/web/master')
@section('content')
 <?php $title = "User" ?>
 <div class="isi">
  <div class="row">
   <table class="table table-bordered table-hover">
      <thead>
       <tr>
           <th>ID</th>
           <th>NAME</th>
           <th>USERNAME</th>
           <th>EMAIL</th>
        </tr>
      </thead>
      <tbody>
        <tr>
      <td>{{ $user->id }}</td>
      <td>{{ $user->name }}</td>
      <td>{{ $user->username }}</td>
      <td>{{ $user->email }}</td>
        </tr>
       </tbody>
   </table>
   <br>
   <table class="table table-bordered table-hover">
      <thead>
       <tr>
      <th>Nama alamat</th>
      <th>Kota</th>
      <th>Provinsi</th>
      <th>Alamat</th>
      <th>Zipcode</th>
      <th>Phone</th>
        </tr>
      </thead>
      <tbody>
       @forelse($user['addresses'] as $address)
         <tr>
       <td>{{ $address->name_address }}</td>
       <td>{{ $address->city }}</td>
       <td>{{ $address->province }}</td>
       <td>{{ $address->address }}</td>
       <td>{{ $address->zipcode }}</td>
       <td>{{ $address->phone }}</td>
         </tr>
        @empty
         Address not found
        @endforelse
       </tbody>
   </table>
  </div>
   <br>
   <button class="btn btn-default" type="button">Create</button>
 </div>
@stop

Terakhir, edit file blade readUser.blade.php pada path protected/app/views/web/ menjadi seperti ini,
.
.
.
        @foreach($data_user as $users)
          <tr>
             <td>{{ $users->id }}</td>
             <td>{{ $users->name }}</td>
             <td>{{ $users->username }}</td>
             <td>{{ $users->email }}</td>
             <td>{{ $users->password }}</td>
             <td>{{ $users->created_at }}</td>
             <td>
              <a href="{{ URL::to('relation/detail/'.$users->id) }}">Address list<br>
             </td>
             <td>
              <a href="{{ URL::to('crud/update/'.$users->id) }}">Edit<br>
              <a href="{{ URL::to('crud/delete/'.$users->id) }}">Delete
             </td>
          </tr>
        @endforeach
.
.
.

Jangan lupa untuk mengcompile composer setelah membuat file model baru caranya


Sehingga tampilannya akan tampak seperti ini,


Jika field Address list kita klik maka akan menampilkan halaman ini,



===DONE!===