menu

How to - Install sass pada windows


Sass merupakan sebuah tools yang digunakan untuk mempermudah dalam membuat sebuah file css. Dengan menggunakan sass kita proses pembuatan file css akan terasa mudah dan lebih rapi.
Program sass itu sendiri merupakan bahasa ruby sehingga untuk menginstall sass kita harus menginstall ruby terlebih dahulu.


1. Oke yang pertama adalah install ruby terlebih dahulu. caranya lihat disini
2. Pastikan path ruby sudah terinstall di global jika belum lihat disini
3. Install sass ketikan pada command/cmd => gem install sass
4. Cek apakah sass sudah terinstall dengan cara => sass -v

5. Jika sudah terinstall untuk menjalankannya:
  • Buat sebuah file dengan format .scss misalnya file web.scss
  • Kemudian buka path lokasi file web.scss pada command/cmd misal file web.scss saya letakan di c:\xampp\htdocs maka tinggal ketikan pada comand/cmd cd c:\xampp\htdocs
  • Terakhir jalankan sassnya dengan command => sass --watch web.scss:web.css



  • Secara otomatis sass akan membuat file css


===DONE!!!===

How to - Install ruby di windows


Ruby merupakan sebuah bahasa pemrograman berbasis objek. Banyak orang beranggapan bahwa ruby adalah bahasa pemrograman yang terhebat.

Tapi bagi saya, jangan terlalu fanatik terhadap satu bahasa pemrograman karena setiap bahasa pemrogramman memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Jika anda hebat dalam bahasa php maka tidak ada salahnya untuk belajar ruby, begitu juga sebaliknya.

Semakin banyak bahasa pemrograman yang anda kuasai maka anda akan melihat bahwa dunia pemrograman itu sempit.

Saat inipun sudah banyak pengembangan ruby salah satunya dalam pemrograman web yaitu ruby on rails,,

Oke langsung saja kita install ruby pada windows, lain waktu akan saya share juga cara install ruby pada ubuntu.

  1. Download ruby disini
  2. Install seperti biasa jangan lupa centang add Ruby executeables to your PATH agar path ruby otomatis dimasukan kedalam global path
  3. Jika sudah selesai coba cek ruby pada cmd dengan mengetikan ruby -v maka akan muncul tulisan

===DONE!!!===

Why
  • Instalasi ruby sudah selesai dan finish dengan sempurna tapi kenapa pada saat cek di cmd not found maka anda pasti lupa mencentang add Ruby executeables to your PATH caranya untuk menambahkan PATH ruby pada global lihat disini

Laravel - Membuat route-controller-view pada laravel 4.2


Oke, melanjutkan tutorial laravel sebelumnya..
Kali ini kita akan belajar struktur file pada laravel,
Aturan pembuatan struktur framework laravel: route-controller-view
  • Route => disini tempat mengatur url dan link controller
coba edit file route pada path protected/app/routes.php menjadi:
<?php

/*
|--------------------------------------------------------------------------
| Application Routes
|--------------------------------------------------------------------------
|
| Here is where you can register all of the routes for an application.
| It's a breeze. Simply tell Laravel the URIs it should respond to
| and give it the Closure to execute when that URI is requested.
|
*/

Route::get('/', 'HomeController@showWelcome');
Dengan begini kita sudah menautkan controller pada route.
Lihat pada gambar HomeController merupakan controller yang akan menampilkan halaman home dengan url "/". Sedangkan showWelcome merupakan class methodnya
  • Controller => disini tempat membuat method yang akan ditampilkan pada view
Sekarang coba lihat file HomeController pada path protected/app/controller/HomeController.php
<?php

class HomeController extends BaseController {

 /*
 |--------------------------------------------------------------------------
 | Default Home Controller
 |--------------------------------------------------------------------------
 |
 | You may wish to use controllers instead of, or in addition to, Closure
 | based routes. That's great! Here is an example controller method to
 | get you started. To route to this controller, just add the route:
 |
 | Route::get('/', 'HomeController@showWelcome');
 |
 */

 public function showWelcome()
 {
  return View::make('hello');
 }

}
Dapat dilihat pada gambar controller Home mengarahkan route "/" ke halaman view hello
  • View => disini tempat meletakkan interface website kita
Halaman view ini terdapat pada path protected/app/views dimana kita akan melihat file hello.php yang merupakan halaman yang dibuka pada controller home tadi pada sintax:
<?php
return View::make('hello');
Sehingga pada saat kita membuka URL: localhost/(nama project) maka akan muncul


===DONE!!!===

Laravel - Menghilangkan URL /public pada laravel 4.2


Kembali lagi menulis blog,
Oke pada posting sebelumnya kita sudah menginstall laravel..
untuk mengakses laravel yang sudah kita install kita harus membuka pada browser kita dengan
URL: localhost/(nama project)/public
sangat panjang bukan,, untuk itu kita akan mempersingkat url nya menjadi localhost/(nama project) saja ada 2 cara untuk melakukannya.
1. Dengan mengganti hosts nya jika kita menggunakan ubuntu
2. Dengan merapikan file laravelnya sehingga halaman utama atau index kita letakkan diluar

Cara pertama:
cara ini biasa digunakan untuk pengguna ubuntu. cara ini hanya mengkonfigur file hosts saja tanpa merubah isi folder project laravel.
caranya ada disini poin nomer 8.

Cara kedua:
cara ini sangat dianjurkan karena selain menghilangkan path /public cara ini juga membuat folder project laravel menjadi lebih rapi. Caranya:
1. Buat folder bernama protected
2. Masukkan seluruh file/folder yang ada pada project kecuali folder public kedalam folder protected sehingga akan tampak seperti ini

3. Keluarkan seluruh isi folder public sehingga setara dengan folder protected terlihat seperti ini

4. Tidak perlu menghapus folder public yang sudah kosong karena bisa kita gunakan sebagai tempat
    untuk menyimpan file css, font, js, dan lain-lain
5. Edit file paths.php di folder protected/bootstrap/paths.php menjadi:
<?php

return array(

 /*
 |--------------------------------------------------------------------------
 | Application Path
 |--------------------------------------------------------------------------
 |
 | Here we just defined the path to the application directory. Most likely
 | you will never need to change this value as the default setup should
 | work perfectly fine for the vast majority of all our applications.
 |
 */

 'app' => __DIR__.'/../app',

 /*
 |--------------------------------------------------------------------------
 | Public Path
 |--------------------------------------------------------------------------
 |
 | The public path contains the assets for your web application, such as
 | your JavaScript and CSS files, and also contains the primary entry
 | point for web requests into these applications from the outside.
 |
 */

 'public' => __DIR__.'/../..',

 /*
 |--------------------------------------------------------------------------
 | Base Path
 |--------------------------------------------------------------------------
 |
 | The base path is the root of the Laravel installation. Most likely you
 | will not need to change this value. But, if for some wild reason it
 | is necessary you will do so here, just proceed with some caution.
 |
 */

 'base' => __DIR__.'/..',

 /*
 |--------------------------------------------------------------------------
 | Storage Path
 |--------------------------------------------------------------------------
 |
 | The storage path is used by Laravel to store cached Blade views, logs
 | and other pieces of information. You may modify the path here when
 | you want to change the location of this directory for your apps.
 |
 */

 'storage' => __DIR__.'/../app/storage',

);
6. Edit file index.php menjadi
<?php

/**
 * Laravel - A PHP Framework For Web Artisans
 *
 * @package  Laravel
 * @author   Taylor Otwell 
 */

/*
|--------------------------------------------------------------------------
| Register The Auto Loader
|--------------------------------------------------------------------------
|
| Composer provides a convenient, automatically generated class loader
| for our application. We just need to utilize it! We'll require it
| into the script here so that we do not have to worry about the
| loading of any our classes "manually". Feels great to relax.
|
*/

require __DIR__.'/protected/bootstrap/autoload.php';

/*
|--------------------------------------------------------------------------
| Turn On The Lights
|--------------------------------------------------------------------------
|
| We need to illuminate PHP development, so let's turn on the lights.
| This bootstraps the framework and gets it ready for use, then it
| will load up this application so that we can run it and send
| the responses back to the browser and delight these users.
|
*/

$app = require_once __DIR__.'/protected/bootstrap/start.php';

/*
|--------------------------------------------------------------------------
| Run The Application
|--------------------------------------------------------------------------
|
| Once we have the application, we can simply call the run method,
| which will execute the request and send the response back to
| the client's browser allowing them to enjoy the creative
| and wonderful application we have whipped up for them.
|
*/

$app->run();
7. Buka kembali URL localhost/(nama project) 


===DONE!!!===

Laravel - Install laravel 4.2 pada windows


Sudah terbiasa dengan Ubuntu ternyata menginstall laravel dengan windows lumayan bikin pusing.
Berikut hasil experiment saya menginstall laravel pada windows dengan command prompt:
1. Install xampp atau wamp terlebih dahulu disini saya akan menggunakan xampp apa itu xampp lihat
    disini
  • download xampp (freeware)
  • install seperti biasa
2. Setelah xampp terinstall selanjutnya  buka xamp control panel start:
  • apache
  • mysql
3. Test apakah xampp sudah terinstall dengan baik dengan membuka url
    localhost pada browser
4. Jika xampp sudah terinstall dengan baik selanjutnya recognize sintax php
    secara global caranya lihat disini
5. Cek apakah php sudah terinstall dengan baik dengan cara mengetikkan php
    -v atau php --version
6. Install composer caranya disini
7. Cek apakah composer sudah terinstall dengan baik dengan cara mengetikkan
    composer --version. Maka akan muncul tulisan versi composer jika muncul
    tulisan not recognize maka buka petunjuk disini
8. Buat project laravel baru pada cmd dengan code:
    composer create-project laravel/laravel (nama-project) 4.2 --prefer-dist
9. Install composer project dengan code
    composer install
10. Cek laravel pada browser dengan mengetikkan url localhost/(nama project)/public. 

===DONE!!!===

WHY?

1.  Jika muncul tulisan 'php' is not recognized as an internal or external
     command, operable program or batch file pada saat cek php -v.
     Maka close terminal dan buka lagi(restart) kemudian jalankan lagi php -v
     taraaaa maka akan muncul tulisan versi php
2.  Jika muncul tulisan 'composer' is not recognized as an internal or external
     command, operable program or batch file pada saat cek php -v.
     Maka close terminal dan buka lagi(restart) kemudian jalankan lagi php -v
     taraaaa maka akan muncul tulisan versi php

Windows - menambah path pada windows secara global


Cara menambahkan path program yang sudah terinstall  pada windows secara global.
Misal kita akan menambahkan path php yang terinstall di C:\xampp\php secara global caranya:
1. Buka Control Panel\System and Security\System


2. Click Advanced system settings


4. Pilih Path pada system

5. Click edit 

6. Masukkan Path lokasi php terserah mau di awal atau diakhir yang penting di batasi dengan ";"


7. Taraaa... sekarang anda sudah bisa menjalankan file php di directory 
    manapun pada cmd


===DONE!!!===

Syntax - Syntax laravel


Artisan
== reset table database
php artisan migrate:reset

== create table to database
php artisan migrate

== isi table database
php artisan db:seed

== refresh migrate + seed
php artisan migrate:refresh --seed

== migrate + seed
php artisan migrate --seed

== versi laravel
php artisan -v

== list function artisan
php artisan list

== make migrate
php artisan migrate:make (nama migrate)


Composer
== compile composer.phar
php composer.phar dump-autoload 


Unit Test
== run all
phpunit

== run file
phpunit app/tests/NameFileTest.php


Command
== run file commands on Laravel
php artisan command:name_file

Syntax - Syntax github


Sintax - sintax yang perlu diketahui digithub
$ git init => initialize .git membuat folder .git

$ git config --global user.name "YOUR NAME" => menambahkan username global github
$ git config --global user.email "YOUR EMAIL ADDRESS" => menambahkan email global github

$ git add -A => manambahkan semua perubahan pada folder ke log github
$ git add (folder/file) => menambah file / folder ke log github 
$ git checkout -- (folder/file) => menghapus perubahan git

$ git status => melihat status perubahan pada folder

$ git commit -m " " => commit ke log github dengan comment

$ git log => melihat log github

$ git checkout -f => kembalikan perubahan
$ git checkout (nama_branch) => pindah branch
$ git branch -d (nama_branch) => delete branch local yang belum di push
$ git branch -D (nama_branch) => delete branch yang sudah di push
$ git push origin :(nama_branch) => delete branch remote
$ git checkout -b (nama_branch) => menambah branch baru
$ git checkout . => hapus semua perubahan

$ git remote add origin https://github.com/username/project.git => with login
$ git remote add origin git@github.com:/project.git => with key
$ git remote set-url origin (new_url) => mengganti remote url
$ git remote -v => melihat list remote url
$ git fetch => display change on remote

$ git pull origin master => menarik data master dari github
$ git pull --rebase => sinkronisasi

$ git push -u origin (master/branch) => push ke origin github

$ git merge branch_name_source => merger master ke branch
$ git merge origin/master => merge from master on remote

$ git clone path_source filename => cloning git folder

$ gitg => show modify 

$ git reset --hard => back to top HEAD

Laravel - Install laravel 5.2 pada Ubuntu


Melanjutkan posting sebelumnya, disini akan diterangkan cara install laravel dengan cara lain / mungkin lebih gampang

langsung aja:

1. Install php
  • sudo apt-get install python-software-properties
  • sudo add-apt-repository ppa:ondrej/php5
  • sudo apt-get update
  • sudo apt-get install -y php5-mcrypt php5-gd
2. Install Apache2
  • sudo apt-get install apache2 libapache2-mod-php5
3. Install MySql
  • sudo apt-get install mysql-server php5-mysql
4. Install Composer
  • curl -sS https://getcomposer.org/installer | php
  • sudo mv composer.phar /usr/local/bin/composer
  • sudo chmod +x /usr/local/bin/composer
5. Clone laravel from github
  • cd /var/www (masuk ke path /var/www)
  • git clone https://github.com/laravel/laravel.git
6. Install dependencies
  • cd /var/www/laravel
  • sudo composer install
7. Setup permission
  • chown -R www-data.www-data /var/www/laravel
  • chmod -R 755 /var/www/laravel
  • chmod -R 777 /var/www/laravel/storage
**Sebelum chmod pahami artikel ini dulu,
8. Set Key
  • cd /var/www/laravel
  • cp  .env.example .env
  • php artisan key:generate
  • Application key [base64:GJU6m96gIp1JxGk2+WNxJlxApqSTTuueyPB+nNhFgE8=] set successfully.
  • vim config/app.php
  • edit: 'key' => env('APP_KEY', 'GJU6m96gIp1JxGk2+WNxJlxApqSTTuueyPB+nNhFgE8'),
9. Buat virtualHost
  • sudo vim /etc/apache2/sites-available/laravel.conf
  • isi dengan:
<VirtualHost *:80>
        ServerName www.laravel.com
        DocumentRoot /var/www/laravel/public

        <Directory />
                Options FollowSymLinks
                AllowOverride None
        </Directory>
        <Directory /var/www/laravel>
                AllowOverride All
        </Directory>

        ErrorLog ${APACHE_LOG_DIR}/error.log
        LogLevel warn
        CustomLog ${APACHE_LOG_DIR}/access.log combined
</VirtualHost>
 
10. Enable virtual host yang baru dibuat
  • a2ensite laravel.conf
  • sudo service apache2 reload
11. Tambahkan host
  • sudo vim /etc/hosts
  • tambahkan 127.0.0.1            www.laravel.com
===DONE!!!===

What is - File Permissions


Cara mengerti file permissions (hak akses)

Hak akses Aksi Nomor Output
Read view 4 r
Write edit 2 w
Execute execute 1 x

Cara perhitungan
misal: 775
  • 7(angka pertama) => user = owner
  • 7(angka kedua) => user = group
  • 5(angka ketiga) => user = other
- Angka pertama = 7 berarti:
  user = owner mendapatkan hak akses: 7(4+2+1) => rwx
- Angka kedua = 7 berarti:
  user = group mendapatkan hak akses: 7(4+2+1) => rwx
- Angka ketiga = 5 berarti:
  user = other mendapatkan hak akses: 5(4+0+1) => r-x

Jadi output hak akses 775 adalah
rwxrwxr-x

===DONE!!!===

Laravel - Install laravel 4.2 pada ubuntu 14.04


Laravel merupakan salah satu framework yang sangat populer, framework php ini banyak dipakai oleh perusahaan-perusahaan besar di Indonesia sebagai framework website mereka sebut saja liputan6.com, mbiz.co.id dan masih banyak lainnya. Framework ini banyak dipakai karena sudah menerapkan TDD(Test Driven Development).

Oke langsung saja cara menginstallnya pada ubuntu

1. Pastikan LAMP-server dan phpmyadmin sudah terinstall jika belum install
    dulu dong.. lihat disini
2. Install Curl
    sudo apt-get install php5-curl
3. Install Mycrypt
    sudo apt-get install php5-mcrypt
4. Active kan Mycrypt
  • sudo php5enmod mcrypt
  • sudo service apache2 reload (Restart apache)
5. Mod rewrite
  • sudo a2enmod rewrite
  • sudo service apache2 reload (Restart apache)
6. Install laravel dengan composer
  • cd ~ (ke home)
  • curl -sS https://getcomposer.org/installer | sudo php
  • sudo mv composer.phar /usr/local/bin/composer
  • sudo chmod +x /usr/local/bin/composer
  • cd /var/www/ (ke path)
  • composer create-project laravel/laravel (nama folder) 4.2 --prefer-dist
7. Setup permission (apa ini lihat disini)
  • chown -R www-data.www-data /var/www/laravel
  • chmod -R 755 /var/www/laravel
  • chmod -R 777 /var/www/laravel/app/storage
8. Set up apache virtual host
  • sudo cp /etc/apache2/sites-available/000-default.conf /etc/apache2/sites-available/laravel.conf
  • sudo vim /etc/apache2/sites-available/laravel.conf
  • Tambahkan code berikut :
<VirtualHost *:80>
        ServerName www.laravel.com
        DocumentRoot /var/www/laravel/public

        <Directory />
                Options FollowSymLinks
                AllowOverride None
        </Directory>
        <Directory /var/www/laravel>
                AllowOverride All
        </Directory>

        ErrorLog ${APACHE_LOG_DIR}/error.log
        LogLevel warn
        CustomLog ${APACHE_LOG_DIR}/access.log combined
</VirtualHost>
  • sudo service apache2 reload
  • sudo a2dissite 000-default.conf
  • sudo a2ensite laravel.conf
  • sudo service apache2 reload
===DONE!===

WHY?
1. Pada saat: composer create-project laravel/laravel
    --prefer-dist
    muncul:
Failed to decode response: zlib_decode(): data error
Coba:
  • sudo composer update
  • composer clear-cache
  • coba lagi: composer create-project laravel/laravel --prefer-dist
2. Cara lain? disini